daniSumber : Detik.com

Jakarta – Ahmad Dhani melaporkan balik relawan Jokowi yang mempolisikannya terkait orasi di tengah demo 4 November kemarin. Ahmad Dhani menyebut ormas Projo yang mempolisikannya itu menggunakan bukti video editan alias palsu. Seperti apa tanggapan Projo?

“Ya sudah buktikan saja. Proses hukum saja, kita buktikan di pengadilan. Buktikan saja bukti yang kita laporkan palsu atau tidak,” kata Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Projo, kepada detikcom, Senin (7/11/2016).

Ahmad Dhani rencananya akan melaporkan balik Projo ke Polda Metro Jaya pukul 16.00 WIB sore nanti. Projo mengaku tak takut dengan serangan balik Ahmad Dhani ini.

“Kita mendapatkan video dari media sosial, silakan dibuktikan kalau editan. Kan aparat penegak hukum bisa membuktikan,” kata Budi Arie.

“Jokowi itu bukannya presiden relawan, partai politik, atau kelompok tertentu. Jokowi itu saat ini adalah Presiden NKRI. Presidennya seluruh rakyat Indonesia. Jadi sebagai bangsa yang beradab apa pantas kata-kata itu diucapkan di depan umum,” sambungnya.

Ia lantas mengungkap dasar Projo melaporkan Ahmad Dhani ke polisi. “Pasal 207 ini sempat diujimaterikan pada 2006. MK kemudian mengubah penggunaan pasal 207 yang sebelumnya delik biasa menjadi delik aduan. Dengan kata lain, siapa pun bisa mengadu jika merasa telah dihina,” pungkasnya.